Rabu, 20 Juli 2011

Air Mata

Arti Menangis dan Manfaat
Air Mata
Menangislah, jika itu
melegakan perasaan, walau
tangisan tak mengubah
suratan.
Menangis bukan sekedar
pelampiasan perasaan.
Menangis merupakan reaksi
atas tersentuhnya hati oleh
sebuah kejadian. Arti air
mata yang tercurah saat
menangis merupakan
ungkapan perasaan atas
kebahagiaan, kekecewaan
juga kesedihan. Tangis
adalah anugerah bagi hidup
dan hati agar senantiasa
menyadari fitrah
kemanusiaan yang begitu
indah, tetapi lemah dan tak
berdaya atas kuasa Yang
Maha Perkasa. Menjadi
refleksi ketiadaan juga
keterbatasan, tiada yang
sempurna di dunia dan tak
ada keabadiaan atas fana,
semua yang bernyawa akan
binasa. Lalu, mengapa kita
menangis? Adakah manfaat
air mata kita?
Menangis sudah menjadi
identitas manusia sejak
dilahirkan, bahkan bagi bayi,
menangis dapat disimbolkan
sebagai pemberitahuan
bahwa ada masalah pada
bayi, mungkin merasa sakit
atau tidak nyaman. Menangis
menjadi hal pertama yang
bisa dilakukan generasi
Adam dan Hawa di bumi ini.
Sebelum bisa bicara,
sebelum mampu tertawa,
sebelum siap berjalan, tangis
itu sudah ada pada diri tiap
manusia. Tanpa diajarkan
pun, semua bayi, semua
anak, semua manusia bisa
menangis karena tangis
merupakan fitrah yang
melekat pada kemanusiaan.
Tangis merupakan bentuk
kepekaan yang bisa menjadi
alat pendeteksi perasaan
seseorang. Ketika menangis,
biarkan menangis, jangan
dipendam. Menangis
bukanlah kesalahan yang
harus dihakimi. Menangis itu
kebebasan jiwa untuk
mengungkapakan perasaan
yang tersimpan, yang tersisa
dan terbiar di dasar
keinginan.